Skip to main content
manajemen keperawatan indonesia

9 Keahlian Pribadi yang Wajib Dimiliki Perawat Sebelum Mengaplikasikan Ilmu Manajemen Keperawatan di Tempatnya Bekerja

Manajemen keperawatan merupakan bagian penting dalam pemberian asuhan keperawatan di rumah sakit. Manajemen keperawatan dapat membantu terbentuknya suasana kerja yang kondusif, kolaborasi yang efektif, serta asuhan keperawatan yang tepat dan efisien. Secara teori, ilmu manajemen keperawatan memang bagus untuk diterapkan, tetapi pelaksanaan penerapannya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Perlu beberapa keahlian pribadi dan komitmen yang tinggi untuk bisa sukses menerapkan manajemen keperawatan di lingkungan tempat bekerja. Mengingat penerapan ilmu manajemen keperawatan di tempat kerja memerlukan kontribusi dan keterlibatan banyak pihak, baik dari rekan sejawat perawat maupun dari tenaga medis lainnya. Karena itu, dibutuhkan beberapa keahlian pribadi sebelum mengaplikasikannya. Berikut ini adalah 9 keahlian pribadi yang wajib dimiliki oleh perawat sebelum mengaplikasikan ilmu manajemen keperawatan di tempat kerja:

1. Bertanggung jawab

perawat bertanggung jawab

Memiliki rasa tanggung jawab merupakan hal yang harus dimiliki oleh setiap perawat yang ingin menerapkan ilmu manajemen keperawatan di ruangan tempat dia bekerja. Perawat yang terlibat dalam penerapan manajemen keperawatan harus memiliki tanggung jawab terhadap peran masing-masing, baik sebagai kepala ruang, perawat primer, maupun perawat asosiate. Setiap peran memiliki tugas yang berbeda, sehingga setiap perawat yang memegang peran tersebut harus bertanggung jawab untuk melaksanakan perannya sebaik mungkin agar manajemen keperawatan di ruangan bisa berjalan efektif.

2. Disiplin dan komitmen

disiplin
500px.com

Untuk melaksanakan manajemen keperawatan yang baik, diperlukan disiplin dan komitmen yang tinggi untuk melaksanakan setiap proses di dalam manajemen keperawatan secara benar dan ideal. Ada beberapa proses di dalam penerapan manajemen keperawatan yang membutuhkan kedisiplinan dan komitmen tinggi dalam pelaksanaannya antara lain ronde keperawatan yang melibatkan berbagai macam profesi kesehatan lainnya, discharge planning yang harus dilakukan pada setiap pasien yang akan pulang, supervisi yang dilakukan oleh atasan terhadap bawahan mengenai kinerja maupun keterampilannya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien.

Baca juga  7 Alasan Kenapa Perawat Harus Rajin Membaca Jurnal Keperawatan Indonesia dan Internasional

3. Tertib

perawat tertib
https://www.flickr.com/photos/nican45/9777424312/

Untuk melaksanakan manajemen keperawatan yang baik dan benar diperlukan ketertiban dalam pendokumentasian. Laporan kepala ruangan laporan perawat primer dan pendokumentasin asuhan keperawatan terhadap klien, merupakan beberapa hal yang perlu didokumentasikan secara tertib dan teratur.

4. Rapi

perawat rapih
https://www.flickr.com/photos/markhillary/2227726759/

Kerapian merupakan hal penting dalam penerapan manajemen keperawatan. Dokumentasi asuhan keperawatan dan berbagai laporan pelaksanaan manajemen keperawatan seperti timbang terima, supervisi, sentralisasi obat, discharge planning maupun ronde keperawatan perlu diatur dengan rapi, untuk kemudahan mencari dokumen-dokumen tersebut jika dibutuhkan.

5. Memiliki kemampuan manajerial

manajemen keperawatan
https://www.flickr.com/photos/armymedicine/19555186091/

Untuk menerapkan manajemen keperawatan diperlukan kemampuan manajerial yang baik, karena perawat akan bekerja dalam tim dan perlu berkolaborasi dengan tenaga medis lainnya. Kemampuan manajerial yang baik dapat membantu suksesnya pelaksanaan manajemen keperawatan dalam ruangan.

6. Memiliki kemampuan memimpin

perawat harus bisa memimpin
https://www.flickr.com/photos/vinothchandar/8093281752/

Dalam pelaksanaan manajemen keperawatan diperlukan seorang pemimpin sebagai kepala ruangan maupun sebagai perawat primer selaku ketua tim. Kemampuan memimpin tim atau memimpin sebuah ruangan rawat inap perlu dimiliki oleh perawat jika ingin menerapkan manajemen keperawatan secara efektif. Kemampuan memimpin meliputi kemampuan untuk melakukan supervisi kepada bawahan lalu memberikan feedback dan follow up, kemampuan untuk menangani segala seluk-beluk permasalah pasien di ruangan, juga kemampuan untuk mendelegasikan tugas.

7. Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif

skill komunikasi
https://www.flickr.com/photos/comedynose/3224694069/

Dalam pelaksanaan manajemen keperawatan juga diperlukan kemampuan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif perlu dilakukan saat mengomunikaskan perkembangan pasien saat timbang terima, mengomunikasikan suatu pendelegasian kepada anggota tim, maupun komunikasi dengan tenaga medis lain seperti dokter, ahli gizi, atau fisioterapi saat dilakukan kegiatan ronde keperawatan. Komunikasi yang efektif dapat mengurangi risiko ketidakefektifan kinerja tim yang dapat mengganggu proses pelaksanaan manajemen keperawatan.

Baca juga  Yuk Intip 5 Persiapan Perawat Anak Sebelum Memulai Dinasnya

8. Memiliki kemampuan bargaining dan negosiasi

kemampuan negosiasi
https://www.flickr.com/photos/frosch50/14666996210/

Selain memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif, kemampuan lain yang harus dimiliki perawat jika ingin melaksanakan manajemen keperawatan secara sukses di ruangan adalah kemampuan bargaining dan negosiasi. Kemampuan bargaining dan negosiasi ini penting dalam pengajuan izin pelaksanaan manajemen keperawatan dalam ruangan, juga dalam ronde keperawatan yang melibatkan berbagai profesi dan disiplin ilmu.

9. Mampu bekerja dalam tim

kerja dalam tim
https://www.flickr.com/photos/dearbarbie/255550938/

Inti kesuksesan penerapan manajemen keperawatan adalah kemampuan tim keperawatan yang ada di dalam ruangan untuk bekerja sebaik mungkin dalam mengelola pasien dan ruangan. Mampu bekerja dalam tim merupakan kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh setiap perawat yang terlibat dalam pelaksanaan manajemen keperawatan. Di dalam tim atau kelompok kerja tentu terjadi dinamika kelompok. Hal inilah yang membutuhkan adaptasi dan penyesuaian diri dari setiap anggota tim untuk bisa mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Jika teamwork mampu bekerja secara selaras dan sejalan, maka tujuan yang ingin dicapai juga lebih mudah untuk diraih.

Penerapan manajemen keperawatan harus dikuasai oleh seluruh perawat sebagai bekal dan dasar pelaksanaan manajemen keperawatan. Jika setiap anggota tim mampu menguasai berbagai keahlian pribadi tersebut dan mampu berperan sesuai peran masing-masing, maka tujuan bersama pun akan mudah dicapai. Manajemen keperawatan yang baik akan membantu pasien untuk mendapatkan asuhan keperawatan yang lebih baik, juga membantu perawat untuk meningkatkan kinerjanya.

Demikian ulasan mengenai 9 keahlian pribadi yang perlu dikuasai oleh perawat jika ingin melaksanakan manajemen keperawatan yang baik dengan asuhan keperawatan yang tepat dan efisien di tempat kerja. Semoga bermanfaat dan selamat bertugas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.