Skip to main content
livestrong cancer

Inilah 5 Gejala Kanker Getah Bening yang Harus Kamu Ketahui

Kanker kian hari bertambah jenisnya. Seiring dengan perubahan gaya hidup dari yang serba tradisional menjadi modern. Gaya hidup modern identik dengan makanan cepat saji . Kabar baiknya, makanan cepat saji identik dengan rasanya yang lezat, gurih, dan praktis penyajiannya. Tapi, kabar buruknya ialah makanan cepat saji cenderung tinggi kolesterol, lemak, rendah protein, dan tinggi sodium. Mengerikan, bukan?

Gaya hidup tidak sehat bukan hanya sebatas makanan cepat saji, minimnya aktifitas fisik dan segala kemudahan fasilitas saat ini mendorong orang untuk “sedikit” menggunakan energinya. Alih-alih hemat energi, hal ini justru memicu penyakit. Penyakit degeneratif dan tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, dan kanker, kini menjadi “trend” penyakit di kalangan masyarakat modern, khususnya kaum urban.

Kanker getah bening ialah satu dari sekian jenis kanker yang banyak terjadi dan patut diwaspadai karena tingkat keganasannya. Kanker getah bening yang memiliki nama medis Limfoma menyerang sistem limfatik tubuh yang merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh. Inilah mengapa kanker getah bening menjadi salah satu jenis kanker dengan tingkat keganasan yang tinggi. Sistem tubuh yang bertugas sebagai pasukan pelindung tubuh dari musuh tumbang yang berefek pada tubuh yang rentan akan paparan infeksi.

Sistem limfatik tersusun atas kesatuan kelenjar getah bening yang dirangkai dengan pembuluh getah bening. Kelenjar getah bening menghasilkan cairan putih yang mengandung protein lemak dan tinggi limfosit yang dalam sistem kelenjar getah bening akan dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah limfatik. Limfatik inilah yang kerjanya melindungi tubuh dari musuh. Ketika limfatik tidak berfungsi normal, dapat diduga kalau kerjanya akan terganggu, yang berdampak pada lemahnya pertahanan tubuh.

Kanker kelenjar getah bening biasanya terletak pada bagian ketiak, leher, atau pada pangkal lipatan paha. Penyakit ini terbagi menjadi dua macam, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non Hodgkin. Limfoma Hodgkin umumnya menyerang bagian jaringan limfoid yang terdapat pada kelenjar limpa atau limfe. Gejala yang biasanya muncul ialah

  1. Pembengkakkan pada leher, lipatan paha, ketiak dan bagian lainnya yang menimbulkan rasa nyeri.
  2. Pada beberapa orang muncul gejala sulit bernafas
  3. Demam dengan pengeluaran keringat berlebihan pada malam hari, berat badan menurun, dan nafsu makan menurun.
Baca juga  7 Tips ini Dijamin Membuat Ibu Hamil Sehat dan Bahagia

Limfoma non Hodgkin biasanya terjadi pada kanker stadium lanjut. Tahap ini sel kanker  bisa menyebar ke berbagai kelenjar, seperti organ limfoid, hati, limpa, limfe dan juga dapat menyerang bagian tulang sumsum seseorang. Gejala yang umumnya muncul pada kanker macam ini, diantaranya:

  1. Pembengkakan pada kelenjar getah bening
  2. Pembesaran adenoid, tonsil, nodus limfa yang terdapat pada bagian leher tampak kemerahan
  3. Demam, mudah lelah, berat badan menurun drastis, dan sering berkeringat pada malam hari.

Secara umum, ada 5 gejala utama kanker getah bening yang wajib kamu ketahui:

1. Keringat berlebih, terutama pada malam hari hingga membuat kasur basah

keringat berlebih
keringat lebih banyak dari biasanya via: https://www.flickr.com/photos/breatheindigital/

Demam tinggi meningkatkan respon tubuh untuk mengeluarkan zat sisa melalui kulit lebih banyak (keringat). Respon ini merupakan kompensasi yang dilakukan tubuh untuk menurunkan suhu tubuh yang tinggi saat terjadi demam. Tidak hanya itu, respon nyeri yang muncul akibat pembengkakan kelenjar juga memicu stres yang bermanifestasi pada pengeluaran keringat .

2. Demam tinggi yang bersifat kambuhan

demam tinggi
demam yang bersifat kambuhan via: https://www.flickr.com/photos/joeseggiola/

Demam muncul sebagai respon tubuh akan adanya benda asing (virus, bakteri, parasit) melalui rangkaian siklus peradangan (inflamasi). Demam sesungguhnya menandakan tubuh dengan baik berespon melawan benda asing yang masuk tubuh. Namun, demam tinggi yang berulang dalam jangka waktu yang lama dapat menandakan hal lain yakni adanya proses penyakit yang terjadi dalam tubuh.

3. Berat badan menurun secara drastis dan tanpa disadari

berat badan turun
berat badan turun drastis via: https://www.flickr.com/photos/bensonkua/

Seyogyanya, apa yang kita makan akan dicerna untuk memenuhi kebutuhan sel-sel tubuh. Namun, pada kondisi terdapat sel-sel kanker dalam tubuh, lain kondisi yang muncul. Sel-sel kanker memiliki sifat ganas dan agresif. Layaknya sel normal ia juga butuh asupan nutrisi. Sayangnya, sel kanker ini “serakah”. Ia mengambil jatah makanan sel normal dengan radikal yang menyebabkan tubuh kekurangan zat gizi yang dibutuhkan. Akibatnya, perlahan tapi pasti berat badan akan menurun tanpa disadari. Dalam waktu singkat, bobot tubuh bisa turun secara drastis.

Baca juga  6 Cara Menghindari Serangan Jantung di Usia Muda

4. Penurunan daya tahan tubuh yang drastis

sakit daya tahan tubuh
daya tahan tubuh menurun dan sering sakit via: https://www.flickr.com/photos/jdhancock/

Sel kanker yang ganas bersifat produktif. Ia mampu bereplikasi menjadi banyak dalam waktu cepat. Kelenjar getah bening yang diketahui memiliki peranan penting dalam pertahanan tubuh lama kelamaan runtuh perlawanannya terhadap sel-sel kanker yang jumlahnya kian bertambah. Pertahanan yang runtuh mengakibatkan tubuh mengalami imunitas (daya tahan) tubuh. Dampaknya, seseorang menjadi semakin lemah dan gejala yang timbul bertambah parah dalam waktu cepat.

5. Selera makan menurun dan mudah lelah

tidak nafsu makan
tidak ingin makan via: https://www.flickr.com/photos/pyxopotamus/

Jika saat tubuh sehat kita mampu menghabiskan satu piring penuh nasi beserta lauk pauk lengkap, saat sakit kita hanya mampu menghabiskan kurang dari itu. Ini adalah akibat dari ketidaknyamanan yang ditimbulkan penyakit ini. Pembengkakan pada kelenjar getah bening memicu rasa nyeri hebat. Jika berlangsung terus-menerus, hal ini berpengaruh pada nafsu makan penderita yang cenderung kian menurun.

Demikianlah, 5 gejala kanker getah bening yang patut dan wajib diketahui oleh setiap orang. Karena pada prinsipnya mencegah lebih baik dari pada mengobati. Salah satunya dengan mengetahui tanda dan gejala umumnya. Mencegah perparahan dengan deteksi dini gejala juga penting untuk secara dini mengambil tindakan pengobatan. Kanker memiliki peluang sembuh lebih besar lho kalau diketahui sejak stadium awal.

 

 

Referensi

http://www.duniainformasikesehatan.com/2015/04/gejala-kanker-kelenjar-getah-bening.html

http://log.viva.co.id/news/read/610015-penyebab-dan-ciri-ciri-kanker-getah-bening

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.