Skip to main content
makanan kaya serat

8 ALASAN MENGAPA KAMU HARUS MENGONSUMSI MAKANAN KAYA SERAT

Di zaman modern ini, pola konsumsi terhadap buah-buahan dan sayur-sayuran sangat berkurang karena segala sesuatu yang instan lebih banyak diminati oleh masyarakat (Santoso, 2011). Hal ini terjadi karena mobilitas yang tinggi. Orang cenderung memilih sesuatu yang praktis yang bisa dibuat, dibeli dan dikonsumsi kapan saja dengan waktu yang cepat. Makanan cepat saji (fast food; kentang goreng, ayam goreng tepung, hamburger, steak) atau makanan instan, menjadi solusi bagi mereka yang sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak sempat menyiapkan makanan untuk kebutuhan sehari-hari. Padahal, makanan cepat saji biasanya tinggi lemak dan karbohidrat namun rendah serat.

Menurut Kusharto (2006) dan Santoso (2011), serat pangan (dietary fiber) sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia dan sudah diakui oleh Badan Kesehatan Internasional. Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan serat tubuh secara teratur sangatlah penting untuk dilakukan. Kita bisa memenuhi kebutuhan serat pangan dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi, seperti beras merah, sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan umbi-umbian yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Menurut beberapa ahli (Nainggolan & Adimunca, 2005; Silalahi & Hutagalung, 2010; Herminingsih, 2010; Anonim, 2010a; Anonim, 2010b, dalam Santoso, 2011), berikut ini, 8 alasan mengapa kamu harus mengonsumsi makanan kaya serat:

1. Mengurangi Tingkat Kolesterol Darah dan Penyakit Kardiovaskuler

 

mencegah kolesterol

Bagi kebanyakan orang, kadar kolesterol darah yang tinggi merupakan momok yang sangat menakutkan karena dapat menyebabkan penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti, kanker, darah tinggi, diabetes dan jantung koroner. Hal ini dapat diatasi dengan teratur mengonsumsi makanan berserat, karena makanan berserat mampu menjerat lemak di dalam usus dan mengikat garam empedu (produk akhir kolesterol) yang selanjutnya dikeluarkan bersama feses.  Sehingga, dapat menurunkan tingkat kolesterol darah sebanyak kurang lebih 5 %.

2. Mengontrol Berat Badan atau Kegemukan

kegemukan

Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan rendah serat akan mempercepat kenaikan berat badan yang dapat memicu terjadinya obesitas. Hal yang tentunya tidak diinginkan oleh kebanyakan orang. Untuk mengatasinya, pilihlah makanan berserat tinggi, seperti jagung, kacang hijau, jambu biji, atau daun singkong, yang memiliki kemampuan untuk memberi rasa kenyang lebih lama karena sifatnya yang sulit dicerna oleh tubuh. Kamu tidak akan cepat lapar sehingga kamu dapat mengontrol berat badan agar tidak terjadi kegemukan (obesitas).

Baca juga  Inilah 5 penyakit yang siap menghampirimu karena malas berolahraga !

3. Mencegah Kanker Kolon (Usus Besar)

kanker kolon

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit ganas yang menyumbang kematian terbesar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis kanker, kanker kolon (usus besar) ternyata dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi secara teratur. Penyebab kanker kolon diduga karena penimbunan senyawa karsinogen dalam usus besar yang terlalu lama. Makanan berserat tinggi akan memperpendek transit makanan di usus besar sehingga kadar senyawa karsinogen dapat berkurang. Hal tersebut akan mengurangi risiko terjadinya  kanker kolon.

4. Penanggulangan Penyakit Diabetes

mencegah diabetes melitus

Selain dapat mengikat lemak dan garam empedu, makanan berserat juga mampu mengikat glukosa, sehingga kadarnya akan tetap terkontrol dengan baik. Kadar glukosa tinggi merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit diabetes. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit diabetes, konsumsilah makanan tinggi serat secara teratur dan cukup, yaitu, 20-35 gram/hari/orang (yang dianjurkan).

5. Mencegah Gangguan Gastrointestinal

sakit perut

Gastrointestinal merupakan kelainan yang terjadi pada saluran pencernaan (kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, hati, saluran empedu dan pankreas). Dengan mengonsumsi makanan berserat yang cukup, kadar air dalam feses akan meningkat sehingga feses menjadi lembut dan mudah dikeluarkan. Hal ini akan membuat fungsi gastrointestinal (khususnya usus halus dan usus besar) lebih sehat dan lebih baik.

6. Mengurangi Asupan Kalori Dalam Tubuh

makan teratur

Menurut Ranakusuma (1990, dalam Santoso, 2011), mengonsumsi makan berserat akan mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Sehingga, kadar kalori akan stabil dan metabolisme akan terjaga dengan baik. Jika metabolisme terjaga, tubuh pun akan sehat dan terhindar dari penyakit.

7. Mencegah Penyakit Jantung

serangan jantung

Pemicu utama penyakit jantung adalah kadar kolesterol yang tinggi. Karena manfaatnya yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah, makanan berserat sangat baik untuk mencegah timbulnya penyakit jantung. Oleh karena itu, sebelum semuanya terlambat, segeralah konsumsi makanan berserat tinggi secukupnya secara teratur.

Baca juga  Jika Anda Mengalami 13 Tanda Berikut, 99%  Anda Positif Hamil

8. Mengeluarkan Racun

racun

Selain mencegah gangguan gastrointestinal, makanan berserat juga dapat membantu tubuh mengeluarkan racun yang dikeluarkan bersamaan dengan feses. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin 5, makanan berserat dapat melembutkan feses sehingga proses eksresi lebih cepat terjadi.

Setelah membaca uraian di atas mengenai 8 alasan mengapa kamu harus mengonsumsi makanan kaya serat, tentu kamu akan lebih memerhatikan makanan yang kamu makan setiap hari. Karena apa yang kamu makan akan memengaruhi menjaga kesehatan tubuh dan akan membuatmu terhindar dari beberapa penyakit, seperti jantung, diabetes, kanker kolon (usus besar), obesitas dan sembelit (constipation). Tapi ingat, konsumsilah makanan berserat secukupnya. Jangan sampau kekurangan, tapi juga jangan berlebihan.

Beberapa sumber makanan yang tinggi serat di antaranya: beras merah, buah-buahan (jambu biji, alpukat, anggur, apel, belimbing, pepaya, jeruk, nangka, nanas, pisang, belimbing), sayur-sayuran (wortel, kangkung, seledri, daun pepaya, daun singkong, daun katuk, buncis, daun melinjo, bayam), kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, kacang bogor, kacang tanah, kacang tolo), dan umbi-umbian (jagung, kentang, singkong, ubi jalar, talas).

Tunggu apa lagi, ayo konsumsi makanan kaya serat untuk hidup yang lebih sehat!

Sumber:

http://journal.unwidha.ac.id/index.php/magistra/article/viewFile/74/36

http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/52501/serat%20makanan%20dan%20peranannya%20bagi%20kesehatan.pdf;jsessionid=F41686D5245D36EC2B46DDEA160D150C?sequence=1

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31624/4/Chapter%20II.pdf

http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-serat-1017.html

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.