Skip to main content
perdarahan lambung

4 Hal Penting yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Perdarahan Lambung

Perdarahan lambung merupakan salah satu gejala penyakit yang cukup sering dikeluhkan oleh pasien di rumah sakit. Perdarahan lambung sering menjadi penyebab kematian jika tidak mendapatkan penanganan secara tepat dan segera. Sebenarnya apa itu perdarahan lambung? Kenali gejala dan pantangannya.

1. Gejala perdarahan lambung

Perdarahan lambung ditandai dengan gejala feses atau buang air besar yang berwarna kehitaman. Feses yang berwarna hitam ini dikarenakan hasil metabolisme makanan yang dicerna di dalam saluran pencernaan bercampur dengan darah dan asam lambung. Selain feses yang berwarna hitam, sering kali perdarahan lambung diikuti oleh gejala muntah darah. Cara membedakan muntah darah akibat perdarahan lambung dengan muntah darah akibat gangguan paru-paru terletak pada warna dan konsistensi muntahan.

muntah darah
muntah darah,
sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/cotylynn/

Muntah darah akibat perdarahan lambung berwarna merah pekat bahkan kehitaman, sedangkan muntah darah akibat penyakit paru-paru berwarna merah muda dan berbusa. Gejala lain yang dialami oleh pasien yang mengalami perdarahan lambung antara lain anemia, pucat, mudah lelah, dan sering merasa pusing. Gejala tersebut hampir selalu dialami oleh penderita perdarahan lambung karena biasanya perdarahan lambung bersifat masif dan terus-menerus jika tidak segera dibawa ke dokter atau rumah sakit.

baca juga 5 Kemampuan yang Harus Mendarah Daging Saat Jadi Perawat IGD

2. Penyebab perdarahan lambung

Perdarahan lambung bisa disebabkan oleh berbagai hal, antara lain: tukak lambung, infeksi bakteri, kanker kolon, penggunaan obat-obatan NSAID (non steroid anti imflamation drug) dalam jangka panjang, dan konsumsi jamu secara terus-menerus.

sakit perut
sakit perut
https://www.flickr.com/photos/99329675@N02/

Tukak lambung merupakan salah satu penyebab utama terjadinya perdarahan lambung. Tukak lambung ini biasanya berawal dari gastritis kronis, yang sering disebut orang awam dengan istilah penyakit maag. Lambung yang sering kosong akibat telat makan menyebabkan asam lambung semakin meningkat, sehingga dapat menimbulkan terjadinya korosi pada dinding lambung. Jika korosi dinding lambung ini berlangsung secara terus-menerus, maka lambung dapat mengalami keadaan yang disebut dengan tukak lambung, yaitu luka yang cukup dalam pada dinding lambung.

Baca juga  MENGONSUMSI APEL SETIAP HARI DAPAT MEMBUATMU TERHINDAR DARI 11 PENYAKIT BERIKUT

Penyebab perdarahan lambung yang lain adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori. Infeksi bakteri jenis ini dapat menimbulkan infeksi pada dinding lambung yang pada akhirnya dapat menyebabkan luka dan perdarahan pada lambung. Infeksi bakteri Helicobacter pylori ini biasanya ditularkan melalui makanan yang kurang higienis.

Kanker kolon merupakan salah satu penyebab terjadinya perdarahan lambung. Kanker pada saluran cerna ini menyebabkan rapuhnya dinding lambung dan saluran cerna, sehingga sangat mudah terjadi perdarahan.

Penyebab perdarahan lambung lainnya yang sering dialami oleh pasien adalah penggunaan obat-obatan pereda nyeri dalam jangka panjang atau riwayat konsumsi jamu-jamuan dalam kurun waktu yang lama. Kandungan zat di dalam obat-obatan pereda nyeri dan NSAID memang memberi efek samping iritasi pada lambung jika dikonsumsi lebih dari 7 hari. Sedangkan jamu-jamuan mengandung bahan-bahan yang belum jelas kandungannya, dan banyak menimbulkan kejadian perdarahan lambung yang berujung pada kematian.

3. Penatalaksanaan perdarahan lambung

penatalaksanaan keperawatan
source: https://www.flickr.com/photos/pasukaru76/

Perdarahan lambung harus segera mendapatkan penatalaksaan yang cepat dan tepat agar tidak menyebabkan kematian. Salah satu pertolongan pertama perdarahan pada lambung adalah pemberian obat jenis vasopresin yang dapat menekan pembuluh darah agar perdarahan tidak berlangsung secara terus-menerus. Selain pemberian obat jenis vasopresin, biasanya penderita perdarahan lambung mendapatkan cairan infus dan transfusi darah untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan darah di dalam tubuh. Penatalaksanaan berikutnya adalah melakukan endoskopi, yaitu tindakan untuk melihat di mana letak perdarahan dengan menggunakan bahan kontras dan imaging.

4. Pantangan bagi penderita perdarahan lambung

pantangan makanan

Bagi penderita perdarahan lambung terdapat beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar agar perdarahan lambung tidak terulang kembali. Beberapa pantangan yang harus dipatuhi antara lain tidak mengonsumsi makanan yang terlalu pedas maupun terlalu asam, tidak boleh stres, dan tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.

simak juga 10 Jenis Kanker Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui

Penderita perdarahan lambung mutlak harus menghindari makanan yang terlalu pedas dan asam karena makanan jenis ini dapat merangsang sekresi asam lambung yang dapat membuat nyeri semakin menyakitkan dan luka pada lambung semakin parah. Penderita perdarahan lambung sebisa mungkin juga harus menghindari stres. Stres berkaitan erat dengan sekresi hormon kortisol yang dapat menekan imunitas, selain itu stres juga dapat meningkatkan sekresi asam lambung yang memicu terjadinya perdarahan dan luka pada lambng semakin meluas.

Baca juga  Inilah 5 Olahraga yang Bisa Tetap Kamu Lakukan Saat Hujan !

Penderita perdarahan lambung juga tidak diperbolehkan meminum atau memakan makanan yang mengandung kafein. Kafein merupakan salah satu zat yang dapat memicu peningkatan produksi asam lambung sehingga semua penderita perdarahan lambung wajib mengindarinya.

Selain berbagai pantangan yang harus ditaati, hal penting lainnya yang harus dilakukan oleh penderita perdarahan lambung atau yang memiliki riwayat perdarahan lambung adalah menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat meliputi mengonsumsi makanan yang sehat, mengurangi makanan yang berjenis lemak jenuh, mengurangi minuman bersoda yang dapat meningkatkan produksi asam lambung, dan melakukan olahraga secara teratur.

Perdarahan lambung sering tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang serius juga kerap disepelekan, sehingga tidak jarang banyak pasien yang datang ke dokter dalam keadaan perdarahan lambung yang cukup parah. Tidak sedikit pula kasus perdarahan lambung yang berujung pada kematian karena telat mendapatkan penanganan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang gejala, penyebabnya, dan bagaimana penataksanaannya merupakan hal penting yang wajib diketahui oleh masyarakat luas agar masyarakat lebih peduli terhadap perdarahan lambung dan segera pergi ke dokter jika mengalami tanda dan gejalanya.

Demikian ulasan mengenai perdarahan lambung. Semoga ulasan berjudul 4 Hal Penting yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Perdarahan Lambung ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.